• Dandim 0305/psm

SEJARAH SINGKAT PERSATUAN ISTRI PRAJURIT ( PERSIT ) KARTIKA CHANDRA KIRANA

Organisasi Istri Prajurit TNI AD Persit Kartika Chandra Kirana lahir di tengah - tengah perjuangan bangsa Indonesia yang dijiwai semangat dan cita - cita luhur untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.


Dalam pertumbuhannya, organisasi ini tidak dapat dipisahkan dari perkembangan TNI AD.  Kelahirannya didorong oleh kesadaran bela negara dan ingin ikut serta berjuang mendampingi suami sesuai dengan sifat kewanitaannya.  Kegiatan dapur umum dan palang merah merupakan pilihannya dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Dengan didasari rasa senasib seperjuangan maka di beberapa tempat istri prajurit TNI AD membentuk organisasi yang bersifat lokal dengan nama yang berbeda - beda antara lain :

  1. Diawali dengan dibentuknya Persatuan Kaum Ibu Tentara (PKIT) pada tanggal 3 April 1946 di Purwakarta Jawa Barat oleh Ny. Ratu Aminah Hidayat istri Kolonel Hidayat Kepala Staf Komandemen, yang kemudian kita kenal sebagai pendiri Persit.  Sejak itulah sejarah organisasi Persit Kartika Chandra Kirana dimulai.
  2. Di Serang Jawa Barat berdiri organisasi dengan nama Persatuan Istri Tentara (PIT) yang diketuai oleh Ny. Suhadi.
  3. Di Malang Jawa Timur organisasi serupa berdiri dengan diketuai Ny. R. Lasmindar.

Untuk  menghadapi  tantangan  perjuangan   yang   semakin  berat   maka   pada tanggal 15 Agustus 1946 PKIT mengadakan konferensi di Garut Jawa Barat guna mempersatukan organisasi - organisasi istri tentara yang ada di daerah - daerah.  Dalam Konferensi tersebut nama PKIT diubah menjadi Persatuan Istri Tentara ( Persit ) atas saran Ny. Hamara Effendi.  Selanjutnya kegiatan Persit semakin meningkat seiring dengan perkembangan organisasi TNI AD.  Sesuai dengan situasi perkembangan negara RI menghendaki diadakannya penyempurnaan dalam organisasi AD maka dengan Surat Keputusan Kasad no 952 / X / 1959 tanggal 24 Oktober 1959 telah dilaksanakan re - organisasi / re - formasi dengan pembagian wilayah dalam berbagai Kodam dan sesuai dengan kongres Persit yang ke VIII tahun 1964 yang menghasilkan keputusan penting salah satunya adalah " Pemimpin dijabat oleh istri pemimpin TNI AD secara fungsional.

Tuesday the 21st - Website Resmi Kodim 0305/Pasaman. Thanks to Joomla 2.5 templates by FTS

Design oleh SistemInformasi.Web.ID